Artikel

02-Aug-2011

ONO

KEP: Kursus Evangelisasi Pribadi Angkatan Ketiga

Evangelisasi

Kata ”evangelisasi” berasal dari sejarah kuno; melalui kejadian di mana seorang budak dipilih untuk membawa kabar gembira kepada raja mengenai kemenangan dalam suatu peperangan. Pembawa kabar baik ini kemudian dianugerahi kebebasan menjadi orang “merdeka”. Maka ia membawa kabar baik itu dengan berlari kencang sambil menari-nari dengan gembira, karena tugas itu sekaligus membawa kebebasan bagi dirinya.

Kenyataan inilah yang dirumuskan dalam istilah ‘evangelisasi’. Evangelisasi adalah pewartaan Kabar Baik, bahwa dalam Yesus Kristus, Putra Allah yang menjelma menjadi manusia, “keselamatan” ditawarkan kepada segenap umat manusia. Ini merupakan anugerah yang berupa rahmat dan belas kasih Allah. Imbauan Apostolik Paus Paulus VI, Evangelii Nuntiandi 18, merumuskan Evangelisasi sebagai: membawa Kabar Baik kepada segala tingkat kemanusiaan, dan melalui pengaruh Injil merubah umat manusia dari dalam dan membuatnya menjadi baru: “Lihatlah Aku menjadikan segala sesuatu baru” (Why 21:5, 2 Kor 5:17, Gal 6:15). Tulisan diatas dikutip dari Buletin Summa, KOMINFO Paroki St.Laurentius, Keuskupan Bandung.

 

KEP angkatan ke-3 (KEP-3)

KEP di Paroki St. Thomas sudah menuju angkatan ketiga, dimana peserta yang terdaftar sekitar 60 orang. Panitia mencatat setidaknya ada 4 orang muda yang terdaftar, jumlah peminat dari kalangan orang muda (usia sekitar 17-35 tahun) memang terlihat minim, sedangkan jika merujuk pada tema APP 2011 (Kaum Muda Membangun Diri di Era Globalisasi) hal ini sangat miris dan menjadi “pe-er”panjang semua pihak dalam memberikan alternatif peminatan kepada orang muda tentang kehidupan mengereja terutama pewartaan iman.

KEP-3 dimulai dengan misa yang dipimpin oleh Bapak Uskup Bogor ; Mgr. Michael Cosmas Angkur ,Ofm. Dikesempatan itu juga Bapak Uskup memberikan pengantar pembukaan KEP-3 di aula.

Rangkaian kegiatan KEP-3 ini memang sangat panjang, total sekitar 32 kali pertemuan, dengan frekwensi 2 kali dalam seminggu, setiap selasa malam dan kamis malam, pukul 20.00-22.00 WIB. Setiap pertemuan membahas bab-bab yang terdapat dalam “Buku Evangelisasi” . Jumlah bab yang dibahas sekitar 12 bab, dan pada saat tulisan ini dibuat sudah mencapai pembahasan bab ke-10. Buku ini merupakan panduan pembelajaran; yang didapatkan peserta pada saat registrasi awal; beserta dengan 2 buku lainnya. Pengadaan buku ini sudah termasuk dalam biaya pendaftaran peserta.

Materi dan Pembicara merupakan tokoh-tokoh yang mempunyai kompetensi dibidangnya, misalkan saja untuk materi Hukum Kanonik Gereja dan Iman Katolik; pembicaranya langsung Vikaris Yudisial: RD. Yohanes Driyanto. Pembicara lainnya RD. Fabianus; memberikan materi tentang Sakramen/Liturgi. Untuk Materi Redemptoris Misio dan Mariologi oleh RD. M. Sumardiyo Adipranoto. Bapak Uskup Mgr. Michael Cosmas Angkur ,Ofm memaparkan materi Evangelii Nuntiandi. Para pengajar awam lainnya juga terlibat dalam pemberian materi sesuai kapasitas masing-masing.

Panitia KEP-3 ini dipilih dari KEP angkatan sebelumnya dan telah dinyatakan lulus dengan bukti sertifikasi. Menurut Bp. Puguh Santoso; Ketua I Panitia, total biaya untuk kegiatan ini sekitar 30-40 juta. Pembiayaan terbesar pada honorarium pengajar/pembicara. Sisanya pada biaya administrasi dan fotokopi. Sumber dana didapatkan dari anggaran Seksi Katekese; sebesar 3 juta rupiah, Biaya peserta; sebesar 150 ribu rupiah per orang dan donasi dari beberapa umat Paroki St. Thomas. Beliau (Bp. Puguh Santoso) berharap agar KEP-3 ini menjadi salah satu upaya membangun iman umat dan Panitia KEP sangat membutuhkan dukungan dari pihak gereja dalam rangka turut membangun keimanan umat menuju umat katolik yang apostolik.(ONO)