Artikel

26-Oct-2014

Herman Hambalie

Kenangan Manis dari La Verna

foto

“Hidup adalah pilihan, jadi Romo, jadi suster, jadi pilot, jadi pengusaha atau jadi karyawan dan seterusnya. Apapun itu pilihan kita, harus sesuai dengan perbuatan kita,” demikian penggalan homili Romo Loli pada misa minggu pagi tanggal 12 Okt 2014 dihadapan rombongan ziarah Lingk. St. Theresia Wilayah VII St. Bernardus ke GM Padang Bulan Pringsewu Lampung.

Berangkat Sabtu, 11 Okt 2014 dengan 45 peserta untuk mengisi bulan Rosario Lingk. St. Theresia  mengadakan ziarah ke GM  Ngison Nando Kalianda dan GM Padang Bulan Laverna Lampung.

Setelah istirahat sejenak dan makan siang, di GM Ngison Nando kami disambut dengan ramah oleh Sr. Louis HK. Berdoa di GM yang dipimpin oleh Bp. Joko dari stasi Maria dan mengunjungi replica makam Yesus yang sangat indah. Tidak lupa kami foto bersama dan memberikan kenang-kenangan. Kemudian kami melanjutkan perjalanan ke Laverna.

Syukur kepada Allah dengan peserta yang sebagian besar diatas 50 tahun kami tiba di Laverna. Sr. Codia FSGM menyambut kami dengan suka cita. Dijamu dengan suguhan kopi, teh dan kue-kue yang tentunya lezat. Jalan Salib adalah tujuan utama ziarah. Sekali lagi Tuhan Yesus selalu mendampingi dan memberikan kekuatan. Jalan yang berbukit mendaki, menurun tidak membuat kami semua menyerah. Dengan cuaca yang cerah tetap semangat mengikuti acara doa jalan salib sampai akhirnya tiba di GM yang kami rindukan. Perjalanan yang cukup jauh terbayar sudah dengan menikmati makan malam, penginapan yang bersih terawat.

Minggu pagi, diisi dengan sharing yang cukup memberikan pencerahan, semangat iman, pengalaman-pengalaman berarti bagi setiap orang. Tidak terasa sudah waktu harus berkemas.  Foto bersama suster beserta rombongan, dan kami memberi kenang-kenangan. Suatu pengalaman yang tidak dapat dilupakan begitu saja oleh ketua lingkungan kami Bapak James EL. Mengunjungi makam Pastor Mgr Albertus Hermelink SCJ, uskup pertama Tanjung Karang. Tak lupa kami membawa oleh-oleh di Teluk Betung. Kenangan manis di ferry, kami bernyanyi bergembira bersama, tua muda bukan halangan untuk perjalanan ziarah kami.

Penulis: Herman Hambalie