Artikel

28-Jul-2013

Anas

Jadilah Gembala Sejati dan Abadi

Setahun yang lalu datanglah seorang jejaka, dengan langkah tegap lagi perkasa, dengan bekal segenggam doa, ingin belajar mengabdikan diri dan berkarya sebagai pewarta sabda, di paroki Santo Thomas Kelapa Dua. Itulah sepanggal puisi cinta untuk Romo Lucius Joko Kasihanto yang dibacakan oleh Ananda Velia dan Sekar dalam acara pelepasan Romo Lucius Joko Kasihanto yang diadakan di saung stasi Bunda Maria Ratu. Acara sederhana yang diadakan oleh warga Stasi Bunda Maria Ratu Sukatani tersebut terasa sangat berkesan dan bermakna.

Dalam sambutan yang disampaikan oleh ketua Stasi, para ketua wilayah dan ketua lingkungan semua berharap agar Romo Lucius Joko Kasihanto tetap setia pada iman akan panggilanya sebagai imam. Pada dasarnya warga Stasi BMR Paroki Santo Thomas merasa bangga dan bersuka cita atas ditahbiskannya Romo Joko pada hari Sabtu ,29 Juni 2013 di gereja Maria segala Bangsa Kota Wisata. Tapi dibalik rasa bangga dan sukacita terbersit rasa kecewa dari warga stasi dan paroki, karena ternyata romo Joko ditugaskan di paroki Cinere sementara di paroki santo Thomas sendiri masih membutuhkan tambahan Romo untuk melayani umatnya. Namun demikian semua umat stasi BMR paroki Santo Thomas tetap mendoakan Romo joko agar senantiasa setia akan iman dan panggilannya serta dapat melaksanakan tugas pelayanan sebagai pewarta sabda dan menggembalakan umat dengan dengan tulus hati dan penuh cinta di tempat tugas yang baru.

Lagu kemesraan mengiringi langkah Romo Joko menuju tempat tugas yang baru, besar harapan kami warga stasi Bunda Maria Ratu, smoga kemesraan ini akan menjadi semakin erat dan nyata ketika kelak Romo Joko hadir lagi disini sebagai romo paroki Bunda Maria Ratu Sukatani.Semoga.

Makan soto di kaki lima,nikmat dimakan dengan tahu, Romo Joko yang kami cinta,selamat bertugas di tempat yang baru...( Anas )