Artikel

21-Jun-2015

Katharina Tatik Wardayati

Pembekalan bagi Pengurus DPP Pleno Paroki St. Thomas Periode 2015 s.d. 2018

sumber: http://keuskupanbogor.org/data/uploads/2015/06/umat-pembicara-750x350.jpg

RD Tri Harsono

Paroki St. Thomas Kelapa Dua, Depok memberikan pembekalan bagi para pengurus Dewan Pastoral Paroki (DPP), Dewan Keuangan Paroki (DKP), Ketua Lingkungan, Ketua Wilayah, Ketua Organisasi Gereja, dan Pengurus Stasi. Kegiatan yang diadakan pada hari Sabtu, 20 Juni 2015, di aula Paroki St. Thomas ini, diikuti oleh sebagian besar dari pengurus yang disebut.

Pembekalan ini diberikan oleh RD Y. Driyanto dan RD C. Tri Harsono, dengan dimoderatori oleh RD Y. Joned Saputra.

“Mengapa Gereja Katolik tetap ada selama lebih dari 2000 tahun? Selain ada kesetiaan juga ada norma yang harus ditaati,” demikian pengantar dari RD Y. Driyanto dalam sesinya “Menjadi Gereja Katolik”.

bekal

Gereja Katolik yang berbeda dengan Gereja Anglikan, Ortodok, Protestan, dan gereja-gereja lain, karena memiliki tanda-tanda adanya Pengakuan Iman (Credo), Saya Mengaku (Tobat), Bapa Kami, Sakramen (yang merupakan tanda dan sarana), serta kepemimpinan di bawah Paus.

Kita adalah orang-orang yang dikumpulkan, dipilih untuk menjadi manusia yang sebenarnya, itulah bagaimana menjadi Gereja Katolik. Demikian pula para pengurus DPP, DKP, Pengurus Stasi, Lingkungan, dan Wilayah, serta pengurus organisasi gerejawi lainnya, dipilih dari sekian ribu umat Paroki St. Thomas, untuk dengan sadar, aktif, dan menghasilkan buah, terhadap tugas-tugasnya.

RD DriyantoSelanjutnya RD Y. Driyanto juga memberikan penjelasan bahwa dalam Gereja Katolik, yang membedakannya dengan yang lain, memiliki 3 hal dalam kehidupan kristianinya, yaitu memiliki semangat misioner yang luar biasa, memiliki kebanggaan terhadap Katolik, serta semangat dalam mewartakan. Kesemuanya ini dilakukan untuk tujuan Keselamatan.

Untuk selanjutnya kami yang terpilih ini harus memiliki semangat misi untuk bersama-sama Pastor Paroki menjadikan orang lain sebagai bagian dari persekutuan, selalu berduka dan bersuka bersama, dan bekerja bersama. Juga memberikan pengajaran dan pewartaan kepada umat agar membuat ajaran semakin dipahami dan dimengerti. Selanjutnya memberikan pelayanan sosial kepada yang miskin, kecil, dan lemah, serta memberikan penyadaran, pembelaan, penuntunan, dan perlindungan kepada mereka. Yang pada akhirnya kami pun memberikan kesaksian iman dalam kehidupan untuk bisa mencintai sesama hingga musuh, mengampuni tanpa batas, dan memihak kepada yang miskin, kecil dan lemah.

Pada sesi kedua yang diberikan RD C. Tri Harsono, diungkapkan bahwa kita harus memiliki semangat militan untuk memberikan kasih kepada siapa pun termasuk musuh, kemudian memberikan keadilan dan pengampunan.

Kini, mari para pengurus DPP, DKP, Stasi, Lingkungan, dan Wilayah, untuk mulai siap menjalankan semua dan memulai sesuatu yang baru sehingga semakin banyak umat yang mencintai Gereja Katolik. Kita harus siap dengan lebih berisiko menebarkan jala ke tempat tertentu, dan kedalaman tertentu.

“Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu…” ( Bdk. Lukas 5:4)

(Katharina Tatik Wardayati)